UMKM Banyuwangi Ketiban Berkah BEC dan SCF, 4 Hari Catat Transaksi Rp 1,22 M!
BANYUWANGI | Barometerjatim.com – Ratusan UMKM Banyuwangi, ketiban berkah dari gelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative Festival (SCF) yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) Jember.
Selama empat hari penyelenggaraan pameran yang melibatkan 624 pelaku UMKM, 16-19 Juli 2026, nilai transaksi business matching yang dibukukan mencapai Rp 1,22 miliar.
“Kolaborasi BEC dengan SCF berhasil melibatkan lebih dari 624 UMKM, menarik lebih dari 9.000 pengunjung, membukukan transaksi business matching senilai lebih dari Rp 1,22 miliar, dan mencatat potensi pembiayaan mencapai Rp 2,8 miliar,” terang Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember, Achmad saat malam penutupan di Gesibu Blambangan, Minggu (19/7/2026).
“Capaian tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan gelaran SCF x BEC tahun sebelumnya," imbuhnya.
Sementara itu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan BEC tidak hanya menjadi panggung budaya, tetapi juga untuk menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat.
Aktivitas UMKM, pedagang kaki lima, pelaku kuliner, transportasi, perhotelan hingga penjual suvenir mengalami peningkatan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Yang paling penting dalam sebuah event selain menyenangkan masyarakat dengan penyelenggaraan BEC, juga mampu memfasilitasi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima agar mendapat berkah BEC,” katanya.
Ipuk menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan BEC merupakan hasil kolaborasi ratusan pelaku seni, panitia, relawan, sponsor, media hingga masyarakat yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
“Kita mengapresiasi kepada orang-orang yang sudah bekerja luar biasa. Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kita semuanya untuk terus berkarya dengan baik,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terhadap BEC tahun ini juga sangat tinggi. Ribuan wisatawan hadir, sementara lebih dari 100 ribu penonton memadati kawasan karnaval. Banyak pedagang kecil turut pula berjualan.
“BEC telah menjadi magnet pariwisata. Mari kita pertahankan dan kita kuatkan dengan inovasi-inovasi yang lebih baik lagi,” ujar Ipuk.{*}
| Baca berita Banyuwangi. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur