Surabaya Great Expo Catat Transaksi Rp 7,75 M, Dinkopumdag: Tahun Ini Lebih Hidup!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Digelar sejak Rabu (5/8/2026), Pemkot Surabaya resmi menutup gelaran Surabaya Great Expo (SGE) 2026 di Exhibition Hall Grand City, Surabaya, Minggu (9/8/2026) malam.
Selama lima hari, SGE mencatat perputaran ekonomi yang menggembirakan dengan membukukan transaksi Rp 7,751 miliar dan mendatangkan pengunjung sebanyak 48.022 orang.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Mia Santi Dewi menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi seluruh pihak yang terlibat hingga rangkaian acara berjalan lancar dan semarak.
"Atas nama Pemkot Surabaya, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta pameran, mitra, komunitas, PT Dayapromo Mitra Tama selaku penyelenggara, serta masyarakat dan pengunjung yang telah membuat SGE tahun ini begitu hidup," ujarnya.
Mia menekankan, penutupan pameran secara fisik bukan berarti menghentikan langkah para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk terus berkembang dan naik kelas.
"Satu hal yang ingin saya sampaikan, yang kita tutup hari ini adalah pamerannya bukan peluang usahanya. Saya berharap setelah SGE selesai, justru akan muncul lebih banyak transaksi, kolaborasi, pelanggan baru, dan tentu lebih banyak UKM yang naik kelas," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan UKM tidak hanya dinilai dari seberapa sering mengikuti pameran, melainkan dari sejauh mana usaha tersebut berkembang setelah acara mulai dari perluasan pasar, peningkatan omzet, hingga penguatan fondasi bisnis.
Sementara itu Direktur PT Dayapromo Mitra Tama (Dyandra Promosindo) selaku penyelenggara acara, M Kushendarman menyampaikan capaian transaksi tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu.
Total nilai tersebut terdiri dari transaksi langsung senilai Rp 5,050 miliar dan potensi transaksi bisnis tidak langsung sebesar Rp 2,701 miliar.
"Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa Surabaya Great Expo tidak hanya memberikan ruang promosi dan transaksi, tetapi juga memberikan peluang kemitraan, business networking, pengembangan pasar, serta kerja sama jangka panjang bagi para peserta pameran," ujarnya.
SGE 2026 diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 sekaligus memperingati HUT ke-81 RI. Ajang ini menghadirkan beragam sektor peserta, mulai dari pelaku UMKM, fashion batik, industri kreatif, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, hingga instansi pelayanan publik dan komunitas.{*}
| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur