Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti, DPRD Surabaya Dorong Selesai di Era Eri Cahyadi
SURABAYA | Barometerjatim.com – Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri mendorong pelebaran Jalan Wiyung-Menganti serta infrastruktur pendukungnya selesai di era Wali Kota Eri Cahyadi.
Dia menegaskan, infrastruktur jalan yang memadai adalah kunci utama dalam memperkuat konektivitas antarkawasan dan melancarkan arus mobilitas, sehingga bisa memacu pertumbuhan ekonomi kawasan.
"Ketika jalan memadai dan memenuhi syarat, pergerakan ekonomi akan mengalami percepatan," ujar legislator yang akrab disapa Kaji Ipuk tersebut dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, koridor Wiyung-Menganti merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Surabaya dengan wilayah Gresik dan sekitarnya. Akses jalan yang lancar akan memangkas waktu tempuh serta menekan biaya distribusi logistik.
"Pertukaran aktivitas ekonomi Surabaya-Gresik sangat tinggi. Peningkatan kapasitas jalan ini bagian dari menyiapkan kemandirian dan kekuatan ekonomi daerah," tambahnya.
Dia juga menekankan pentingnya integrasi antara pelebaran Jalan Wiyung-Menganti dengan pengembangan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB).
Sinergi kedua ruas jalan tersebut diproyeksikan bakal memperlancar akses menuju jaringan logistik strategis, termasuk Pelabuhan Teluk Lamong.
Syaifuddin mengakui, pengerjaan proyek ini sempat tertunda akibat dampak pandemi Covid-19 dan hambatan teknis lainnya.
"Target awal sebenarnya sudah dirancang saat saya menjabat ketua komisi pada 2023, namun terkendala Covid-19. Di era Pak Eri Cahyadi ini semua proyek yang tertunda harus tuntas," dorongnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Hidayat Syah menjelaskan pelebaran Jalan Wiyung-Menganti digarap secara bertahap menggunakan skema multiyears.
Pengerjaan difokuskan mulai dari simpang empat Babatan Unesa ke arah barat hingga kawasan Wisma Lidah Kulon.
Sebelumnya, pembangunan telah terealisasi sepanjang 350 meter pada 2025. Sementara itu pekerjaan pada 2026-2027 mencakup pembangunan sepanjang 1.900 meter.
"Pekerjaan ini multiyears, dikerjakan tahun 2026 dan 2027 sepanjang 1.900 meter. Untuk target tahun 2026 ini kita selesaikan 950 meter," tuturnya.{*}
| Baca berita DPRD Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur