Tangis Guru Ponorogo di Training Mindset Pembelajaran

-
Tangis Guru Ponorogo di Training Mindset Pembelajaran
PENYAMAAN FREKUENSI: Ratusan guru mengikuti Training Nasional Mindset Pembelajaran di Gedung Sasana Praja, Ponorogo, Rabu (26/9). | Foto: Barometerjatim.com/RETNA MAHYA PONOROGO, Barometerjatim.com Gedung Sasana Praja, Ponorogo, Rabu (26/9), dijubeli ratusan guru SMP. Mereka hadir untuk mengikuti Training Nasional Mindset Pembelajaran. Saat materi penyamaan frekuensi, ratusan guru tersebut terlihat berurai air mata. Tak tahan setelah diajak 'bercermin', me-refresh apa yang selama ini dilakukannya dalam mendidik para murid di bangku sekolah. "Kami diajak bercermin, melihat apa yang sudah kami kerjakan sebagai guru. Sudah berapa kali membentak murid, berapa kali membantah suami, aduh enggak kuat saya," kata salah seorang guru perempuan dari SMP Negeri Ponorogo sambil menyeka matanya. Baca: Sambut Industri 4.0, Khadijah Perkuat Kurikulum Internasional Ya, saat pembukaan, pihak penyelenggara menyuguhkan materi penyamaan frekuensi yang disampaikan Yusron Aminulloh, master trainer dari Menebar Energi Positif (MEP) Training Center. Materi awal inilah yang membuat hanyut para peserta, yang kemudian diikuti dengan kegembiraan sebagaimana metode perubahan gelombang otak dari betha ke alpha. "Mereka ternyata sungguh-sunguh mengikuti pelatihan. Antusias sekali. Ini menunjukkan guru di Ponorogo siap lebih maju menyongsong masa depan, sesuai harapan Bupati Ipong," tutur Rully Anwar, penyelenggara acara. Baca: Catat! Sekolah di Jatim Ukir 165 Inovasi Proses Pembelajaran Begitu pula dengan Yusron. Dia mengaku bahagia bisa hadir di Ponorogo, mengajak para guru belajar bersama dan me-refresh kembali semangat perjuangan mereka. "Di tengah kesibukan dan rutinitas belajar mengajar serta berbagai tugas administrasi pengajaran, guru-guru harus diingatkan dan disegarkan kembali mindset pengajaran mereka," kata Yusron. "Jangan sampai kurang perhatian pada murid. Maka saya dan MEP senang bisa datang dan memberi semangat para guru di Ponorogo," tambahnya. Dukungan Bupati Ponorogo MINDSET PEMBELAJARAN: Ratusan guru Ponorogo diajak bercermin, me-refresh apa yang telah dilakukan saat mendidik murid-muridnya. | Foto: Barometerjatim.com/RETNA MAHYAMINDSET PEMBELAJARAN: Ratusan guru Ponorogo diajak bercermin, me-refresh apa yang telah dilakukan saat mendidik murid-muridnya. | Foto: Barometerjatim.com/RETNA MAHYA MINDSET PEMBELAJARAN: Ratusan guru Ponorogo diajak bercermin, me-refresh apa yang telah dilakukan saat mendidik murid-muridnya. | Foto: Barometerjatim.com/RETNA MAHYA Pun demikian dengan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlisoni yang mempunyai keinginan kuat memajukan pendidikan di kabupaten yang dipimpinnya. Mendukung penuh Training Nasional Mindset Pembelajaran ini. "Maka dengan menyentuh kembali mindset guru adalah langkah pertama. Dan diiringi dengan langkah lain, yakni melahirkan anak-anak berprestasi," kata Ipong. Di sisi lain, Ipong juga mengajak masyarakat untuk melawan kemiskinan dengan pendidikan yang maju. Sebab, ekonomi maju akan beriringan dengan majunya pendidikan. Baca: Mulai 2019, Khofifah Pastikan SMA/SMK di Jatim Gratis Sementara Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Tutut Erliena menuturkan, MEP Training Centre sudah keliling Indonesia melatih guru untuk mindset pembelajaran. "Bila akhirnya bisa membantu kami dalam peningkatan kapasitas guru, kami menyambut baik," katanya, seraya menambahkan acara hari ini adalah angkatan pertama dan akan berlanjut dengan angkatan berikutnya.
Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.