Serunya Kedekatan Anwar Sadad dengan Muslimat NU, Pengajian pun Sarat Gergeran

-
Serunya Kedekatan Anwar Sadad dengan Muslimat NU, Pengajian pun Sarat Gergeran
MUSLIMATAN: Anwar Sadad, memberi ceramah dalam pengajian yang digelar Muslimat NU dan Fatayat NU Gempol. | Foto: IST PASURUAN, Barometerjatim.com Beginilah serunya kedekatan Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) -- jamiyah yang dipimpin Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Saking dekatnya, legislator keluarga Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan yang akrab disapa Gus Sadad itu tak canggung melontarkan joke-joke segar dan parikan jenaka yang membuat ibu-ibu Muslimat NU tertawa lepas. Pemandangan itu terlihat saat Sadad diundang mengisi pengajian yang digelar Muslimat NU dan Fatayat NU Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dalam rangka Istigotsah Kubro 1 Abad NU di Masjid Ussisa Alattaqwa Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Jumat (18/11/2022). Di ujung ceramahnya, Sadad mengajak ibu-ibu parikan versi shalawatan. Biasanya orang Gempol ini suka parikan, saya parikan ya: Nandur jagung pinggire lawang, bendino disiram lan dirumat.. Ayo ngaji lan sembayang, gawe sangu budal nang akhirat, katanya. Suasana berubah menjadi gergeran, saat Sadad melanjutkan dengan parikan jenaka. Sabun wings dipangan wereng.. Wajahe glowing gulune ireng, katanya yang membuat hadirin tertawa lepas. Sabun wings dicampur dedek.. Wajahe glowing sikile butek, lanjut Sadad yang membuat ibu-ibu Muslimat NU semakin terpingkal-pingkal. Pun, niku guyon. Sampe nangis kulo saking senenge (Sudah itu candaan, sampai nangis saya saking gembiranya, sambungnya. Tak hanya mengajak bergembira, Sadad juga menegaskan dukungannya pada Muslimat NU. Bukan kali ini saja, Agustus lalu dia turut men-support PW Muslimat NU Jatim yang punya hajat membeli gedung untuk dakwah di kawasan Gayungsari, Surabaya. 4 Pilar Tegaknya Kehidupan Sebelum membuat ibu-ibu Muslimat NU terpingkal-pingkal, dalam ceramahnya, Sadad menuturkan bahwa pengajian rutin yang diadakan setiap bulan merupakan bagian dari konsolidasi umat, memperkuat ukhuwah, serta syiar agama yang efektif. Gus yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jatim itu lantas menyitir hadits Nabi Muhammad Saw soal tegaknya kehidupan dunia karena kuatnya empat hal sebagai pilarnya. Apa saja? Yaitu ilmunya ulama, kebijakan yang adil dari penguasa, kedermawanan orang-orang kaya, dan doanya kaum awam, ucapnya. Keempat pilar tersebut, lanjut Sadad, harus dijaga harmoninya. Ditanamkan nilai-nilai respek, saling menghormati fungsi dan tugas masing-masing. Dalam istilah orang Jawa disebut sawang-sinawang. Yang ditunggu dari para kiai dan bu nyai apanya? Ya ilmunya. Yang ditunggu dari saya, kawan-kawan yang ada di lembaga pemerintahan apanya? Ya kebijakan-kebijakan dan aturan-aturan yang mengandung keadilan, tegasnya. » Baca berita terkait Pilpres 2024. Baca juga tulisan terukur lainnya Roy Hasibuan.
Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.