Kiai Said Dukung Eri Cahyadi Nyagub Jatim 2024, Peneliti SSC: Saya kok Yakin Masih Running di Pilwali

| -
Kiai Said Dukung Eri Cahyadi Nyagub Jatim 2024, Peneliti SSC: Saya kok Yakin Masih Running di Pilwali
PILWALI SURABAYA: Surokim Abdussalam, yakin Eri Cahyadi tetap maju Pilwali Surabaya di 2024. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA, Barometer Jatim – Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj mendukung Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi maju Cagub Jatim 2024.

Namun Peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam meyakini Eri yang kader PDIP tak akan ke mana-mana di 2024 alias kembali maju di Pilwali Surabaya.

“Saya kok masih meyakini Mas Eri Cahyadi masih akan running di Pilwali Surabaya, melanjutkan periode kedua dengan catatan masih dinilai baik oleh Bu Megawati (Ketum PDIP),” katanya, Kamis (2/2/2023).

Soal hubungan baik antara Kiai Said yang juga Pembina Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) -- organisasi sayap PDIP -- dengan  Megawati, Dekan FISIB Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu melihatnya sebatas faktor penguat.

“Faktor kuat ke Bu Mega tetap Bu Risma (Mensos Tri Rismaharini). Jadi menurut saya, Bu Risma masih akan menjadi kunci di Pilkada Surabaya 2024,” ucapnya.

Sebelumnya, dukungan agar Eri maju Cagub Jatim 2024 dilontarkan Kiai Said saat menghadiri acara istighotsah yang digelar DPD PDIP Jatim di Surabaya, Kamis (26/1/2023).

“Insyaallah calon gubernur (Jatim) Bapak H Eri Cahyadi,” katanya Kiai Said disambut riuh kader PDIP. “Setuju? Setuju?” sambung Kiai Said yang dijawab koor, “Setuju!!”

Tak hanya kader dan pengurus PDIP yang menyambut lontaran Kiai Said. Kepala daerah dari PDIP juga memberi aplaus dan beberapa kali mengacungkan jempol ke Eri, sementara Eri terlihat hanya tersenyum simpul.

Usai acara, Eri menegaskan dirinya tidak berpikir untuk maju Pilgub Jatim 2024. Fokusnya saat ini adalah bekerja untuk warga Kota Pahlawan agar bisa bahagia dan sejahtera.

“Saya sudah ndak mikir Pilgub Pilguban, gak mikir Pilwali Pilwalian, gak mikir pil pil liyane (lainnya),” katanya.

Selain itu, Eri mengaku sudah ditugaskan sebagai kader PDIP oleh Megawati agar tidak berpikir soal Pilkada. Sebaliknya, diperintah harus menghilangkan stunting, kemiskinan, pengangguran dan semua yang dikerjakan untuk warga Surabaya.

“Itu yang saya pegang. Tadi sama seperti yang disampaikan Kiai Said Aqil Siroj, bagaimana beliau mengatakan bahwa seorang pemimpin, seorang khalifah itu harus himmah, harus apa tujuannya,” kata Eri.

Maka tujuan Eri hari ini adalah sesuai perintah Megawati dan sesuai pesan abahnya, yakni hanya satu bahwa di Surabaya tidak ada lagi warga yang menangis karena kemiskinan, tidak ada lagi yang menangis karena putus sekolah, tidak ada lagi yang menangis karena kekurangan.

“Seperti yang disampaikan Kiai Saiq Aqil Siroj, maka semuanya tidak berpikir pil pilan, tapi Gusti Allah sing nentokno, percoyoo karo takdir (Allah yang menentukan, percayalah takdir). Jadi hari ini saya hanya konsentrasi untuk warga Surabaya,” tengasnya.{*}

» Baca berita terkait Pilgub Jatim 2024. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi.