Pacu Layanan Kawasan Industri, SIER Kolaborasi dengan Perusahaan Jerman di Hannover Messe

| -
Pacu Layanan Kawasan Industri, SIER Kolaborasi dengan Perusahaan Jerman di Hannover Messe
PACU LAYANAN: PT SIER MoU dengan PT E-T-A Indonesia soal peningkatan pelayanan di kawasan industri. | Foto: IST

SURABAYA, Barometer Jatim – Pengelola kawasan industri terintegrasi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus berinovasi meningkatkan kualitas pelayanannya.

Terbaru, SIER meneken nota kesepahaman (MoU) dengan PT E-T-A Indonesia mengenai peningkatan pelayanan di kawasan industri. PT E-T-A adalah perusahaan yang berbasis di Jerman, saah satu pemimpin pasar dunia di bisnis alat elektronik, mekanik, dan circuit breaker.

Penandatanganan kolaborasi dua perusahaan tersebut dilakukan Minggu (16/4/2023) di sela pameran industri terbesar dunia, Hannover Messe 2023 yang dihelat pada 17-21 April 2023 di Jerman. MoU diteken oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Silvester Budi Agung dan GM Supply Chain Management & Business Development PT E-T-A, Agung Kurniawan.

Momen spesial itu disaksikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Hadir pula Direktur Holding Kawasan Industri BUMN PT Danareksa, Muhammad Irwan dan Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono.

Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, mengatakan, PT SIER dan PT E-T-A melakukan kolaborasi untuk peningkatan pelayanan di kawasan industri. SIER berkomitmen kuat untuk memberikan peningkatan layanan di kawasan industri kepada seluruh tenant.

“Sebagai salah satu pemain terdepan di bisnis kawasan industri di Tanah Air, SIER terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada investor. Kualitas layanan menjadi concern SIER untuk memenangkan pasar kawasan industri, sekaligus dukungan SIER menjadikan Indonesia dan Jatim sebagai destinasi investasi favorit investor,” ujar Didik dalam keteranganya, Rabu (19/4/2023).

Didik mengatakan, peningkatan layanan dilakukan dengan memberikan kualitas terbaik untuk fasilitas kawasan seperti jalan dan utilitas. Selain itu, dengan penyediaan produk atau fasilitas baru di kawasan industri, seperti energi baru terbarukan, fasilitas recycle air limbah, dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

“Di Hannover Messe 2023 SIER juga mengatur beberapa pertemuan dengan vendor peningkatan fasilitas kawasan di antaranya Schnider Electric, perusahaan otomasi digital dan Perancis. Kami mendorong pengelolaan kawasan industri ke depan semakin terintegrasi dan terdigitalisasi,” kata Didik.

Sementara itu Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Eko SA Cahyanto mengatakan, komitmen investasi yang didapat Indonesia sebagai Official Partner Country pada ajang Hannover Messe 2023 mencapai 200 kali lipat dari target.

"Saat ini, sebelum pembukaan, komitmen investasi sudah mencapai Rp 30 triliun atau 200 kali lipat lebih. Sudah melebihi angka yang ditargetkan," kata Eko.

Dia menambahkan, Kemenperin sebagai pembina industri berupaya untuk menjaga iklim investasi, memastikan kemudahan perizinan, hingga mengawal rencana investasi hingga terimplementasi.

"Selain itu, investasi yang masuk juga akan mempertimbangkan mitra yang ada di dalam negeri. Sesuai dengan Undang-undang tentang Perindustrian, industri harus masuk kawasan industri. Dengan begitu industri dipercaya lebih baik," kata Eko.{*}

» Baca berita PT SIER. Baca tulisan terukur Retna Mahya.

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.