Didemo soal Seragam Sekolah Mahal, Kadindik Jatim Aries: Kami Hormati, tapi Kalau Terkait Kinerja Terlalu Dini!

| -
Didemo soal Seragam Sekolah Mahal, Kadindik Jatim Aries: Kami Hormati, tapi Kalau Terkait Kinerja Terlalu Dini!
TERLALU DINI: Aries Agung Paewai, baru sebulan dilantik jadi Kepala Dindik Jatim. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA, Barometer Jatim – Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Aries Agung Paewai merespons demo yang digelar massa Jaringan Aktivis Demokrasi Indonesia (JADI) terkait gaduh seragam sekolah mahal di Kantor Dindik Jatim, Jalan Genteng Kali 33 Surabaya, Rabu (26/7/2023).

Aries yang juga Penjabat (Pj) Wali Kota Batu menegaskan, “Kami hormati apa pun masukan saran dan kritik terhadap kami, itu bagian kami untuk berbenah dan memperbaiki apa pun yang menjadi kekurangan kami.”

“Tapi kalau mereka menilai terkait kinerja Kadis, ya mungkin terlalu dini karena kami baru sebulan menjabat,” tandasnya saat dihubungi Barometer Jatim, Kamis (27/7/2023).

| Baca juga:

Aries memang belum seumur jagung menjabat Kadindik Jatim sejak dilantik Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menggantikan Wahid Wahyudi pada Selasa, 20 Juni 2023.

Sebelumnya, JADI dalam aksinya mengusung spanduk di antaranya bertuliskan "Copot Kepdis Pendidikan & Kabid SMA” dan “Komersialisasi Pendidikan Jawa Timur”. Selain itu, mereka menuntut agar oknum kepala sekolah yang melakukan dugaan pungli dengan modus penjualan seragam ditindak tegas.

Lantaran tak ditemui pihak Dindik Jatim, Koordinator Aksi, Eri Mahmudi menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih besar. “Saya pastikan itu,” tegasnya.

Di sisi lain, Anggota DPRD Jatim, Freddy Poernomo juga mendesak Aries dicopot sebagai Pj Wali Kota Batu karena pendidikan Jatim tengah dihantam polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan jual beli seragam.

| Baca juga:

Aries dilantik Khofifah sebagai Pj Wali Kota Batu di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis, 19 Januari 2023. Di saat yang sama, saat itu, Aries juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim.

"Pendidikan itu sangat penting, butuh konsentrasi tinggi, butuh inovasi dan kecakapan. Pak Aries sebaiknya meninggalkan posisi Pj Wali Kota Batu dan konsentrasi menangani masalah pendidikan yang ternyata tidak bisa diurus sambil lalu," Kata Fredy.

"Kami mendesak Gubernur Khofifah untuk tegas dengan kondisi ini. Agar beliau fokus dengan tugas utamanya, maka sebaiknya posisi Pj Wali Kota Batu di gantikan dengan pejabat lain," tandas politikus Partai Golkar tersebut.{*}

| Baca berita Pendidikan. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.