Efek Dahsyat Prabowo Capres dan Kerja Keras Kader, Gerindra Juara di Jatim Libas PDIP dan PKB!

| -
Efek Dahsyat Prabowo Capres dan Kerja Keras Kader, Gerindra Juara di Jatim Libas PDIP dan PKB!
MELESAT: Partai Gerindra juara di Jatim versi survei Indikator Politik Indonesia. | Data: Indikator

SURABAYA | Barometer Jatim – Pencapresan Prabowo Subianto berefek dahsyat pada elektabilitas Partai Gerindra di Jawa Timur, bahkan melibas PDIP dan PKB. Selain itu, kerja keras kader partai di bawah komando Anwar Sadad alias Gus Sadad juga turut berpengaruh besar.

Potret tingkat keterpilihan itu tergambar dari hasil survei Indikator Politik Indonesia, terkait Preferensi Warga NU dan Dinamika Elektoral di Jawa Timur.

"Dengan simulasi 18 nama dan lambang partai, selama ini Jawa Timur didominasi PDIP dan PKB. Seiring mendekatnya Pemilu 2024, ada indikasi dominasi PDIP dan PKB di-challange Gerindra," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat paparan melalui zoom, Kamis (1/2/2024).

"Elektabilitas Gerindra tertinggi di Jawa Timur. Ada peningkatan signifikan dibanding Desember 2023," tandasnya.

| Baca juga:

Survei Indikator Politik Indonesia digelar di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur pada 14-19 Januari 2024 menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 810 responden.

Margin of error kurang lebih 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel berasal dari seluruh kabupaten/kota yang terdistribusi secara proporsional dengan wawancara secara tatap muka.

Hasilnya, Gerindra meraup elektabilitas 22,2%. PDIP menyusul di posisi kedua di angka 18,3%, dan PKB di posisi ke-3 di angka 18%.

"Survei terbaru kami menggambarkan PDIP turun, PKB relatif stabil. Ketika PDIP turun, ternyata yang naik Gerindra. Sementara PKB cenderung stabil," jelasnya.

| Baca juga:

Faktor apa yang membuat Gerindra melesat dahsyat di Jawa Timur? Burhanuddin menyebut kenaikan elektabilitas Gerindra dipengaruhi kinerja kader serta coattail effect dari dinamika Pilpres, dimana angka Prabowo Subianto meroket tajam di Jawa Timur.

"Dinamika Pilpres ada efek elektoral ke partai yang mengusung. Gerindra mengancam elektoral PDIP dan PKB," tegasnya.

Selain itu, Burhanuddin juga menyebut elektabilitas Partai Golkar naik dan mantap di posisi ke-4.

"Elektoral Golkar naik cukup besar. Sementara partai lain Demokrat naik, Nasdem stagnan, PAN cenderung turun," bebernya.{*}

| Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.