Pembebasan Lahan Underpass Taman Pelangi Tuntas Tahun Ini, Eri Cahyadi Siapkan Rp 80 M!

| -
Pembebasan Lahan Underpass Taman Pelangi Tuntas Tahun Ini, Eri Cahyadi Siapkan Rp 80 M!
UNDERPASS: Bundaran Taman Pelangi bakal dibangun underpass urai kemacetan. | Foto: Barometerjatim.com/HPS

SURABAYA | Barometer Jatim – Pemkot Surabaya mulai melaksanakan proses tahapan pembangunan underpass pengurai kemacetan di simpang bundaran Taman Pelangi. Di 2024 ini, fokus melakukan pembebasan lahan dan pemindahan saluran.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, dalam membangun underpass Pemkot berkolaborasi dengan pemerintah pusat.

"Jadi nanti semuanya ada di pemerintah pusat. Tahun ini kita mengerjakan terkait dengan pembebasan dan pemindahan saluran. Tahun depannya (pengerjaan) underpass-nya," katanya di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya, Senin (4/3/2024).

Eri menargetkan, pembebasan lahan dan pemindahan saluran bisa rampung tahun ini. Sehingga di 2025 pemerintah pusat bisa mulai mengerjakan pembangunan fisik underpass.

RP 80 M: Eri Cahyadi, siapkan Rp 80 miliar untuk bebaskan lahan pembangunan underpass Taman Pelangi. | Foto: Barometerjatim.com/HPS

"Jadi (pengerjaan) ini tidak satu tahun, kita mengubah saluran dulu, karena tidak di atas (overpass) tapi di bawah (underpass). Target pembebasan lahan dan menggeser saluran tahun ini baru ngerong (membuat) underpass-nya," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Surabaya, Irvan Wahyudrajat menjelaskan, pembangunan underpass Taman Pelangi menjadi program prioritas yang diusulkan Pemkot ke pemerintah pusat.

"Termasuk JLLB (Jalan Lingkar Luar Barat) dan JLLT (Jalan Lingkar Luar Timur) itu semua menjadi program prioritas yang kita usulkan ke pemerintah pusat," terangnya.

Irvan menyebut, Pemkot telah menganggarkan Rp 80 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan underpass Taman Pelangi. Anggaran tersebut berasal dari APBD Surabaya 2024.

"Untuk APBD (2024) kita selesaikan tahun ini untuk pembebasan 22 rumah. Kemudian untuk supporting atau penunjang, kita kerjakan dulu melalui APBD, termasuk ruang terbuka hijau, sambil menunggu dari pemerintah pusat," ungkapnya.

Selain itu, Irvan mengungkapkan bahwa Pemkot juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait sejumlah proyek strategis lain yang bisa dibiayai pemerintah pusat.

Dia berharap, pembangunan underpass untuk pengurai kemacetan tidak hanya dilakukan di bundaran Taman Pelangi, tetapi juga simpang Margorejo dan Wonokromo. Sebab, ketiga titik simpang jalan tersebut saling berkaitan.

"Karena tiga titik ini satu kesatuan. Jadi fokus pada penyelesaian perlintasan tidak sebidang, karena ada rel kereta api di situ, baik di Wonokromo, Margorejo, maupun Dolong (Taman Pelangi). Sehingga kita berharap bahwa tiga simpang itu bisa terselesaikan," ucapnya.{*}

| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.