Gus Hans Gelar Syawalan Kebangsaan, Pemanasan Maju Pilkada Jombang?

| -
Gus Hans Gelar Syawalan Kebangsaan, Pemanasan Maju Pilkada Jombang?
PUPUK TOLERANSI: Gus Hans, Jombang terkenal dengan Kota Santri dan besarnya toleransi. | Foto: Barometerjatim.com/RQ

JOMBANG | Barometer Jatim – Bakal Calon Bupati (Cabup) Jombang dari Partai Golkar, KH Zahrul Azhar As’ad menggelar "Syawalan Kebangsaan" di kediamannya, kompleks Asrama Queen Al Azhar Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Jombang, Minggu (28/4/2024).

Pemanasan maju Pilkada Jombang? Kiai muda yang akrab disapa Gus Hans itu menegaskan, acara ini tidak dalam rangka apapun. Melainkan sebatas bertatap muka dengan para masyarakat lintas agama dan suku yang ada di Jombang di ujung bulan Syawal.

“Jombang ini sudah terkenal dengan Kota Santri dan juga besarnya toleransi, tenggang rasa dan saling menghormati antarsatu orang dengan lainnya, antaragama bahkan antar suku. Kebersamaan inilah yang kami cari, saling bertukar pikiran dan membangun bersama,” ucapnya.

Diketahui, usai berandil besar mengantarkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangi Pilpres 2024, Partai Golkar mulai menyiapkan kader terbaiknya untuk bertarung di Pilkada serentak dan sudah dikumpulkan di DPP.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhamad Sarmuji, untuk Pilbup Jombang Partai Beringin menunjuk Gus Hans. “Gus Hans memang kita dorong untuk bisa maju, entah nanti sebagai bupati atau wakil bupati,” katanya.

Soal bakal dipasangkan dengan siapa, Sarmuji menyebut Golkar juga masih melakukan komunikasi. Namun dia berharap Gus Hans bisa berpasangan dengan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jombang, Warsubi.

FORUM TOLERANSI: Syawalan Kebangsaan, semua yang hadir dapat menyampaikan argumentasinya. | Foto: IST

“Nanti tergantung komunikasinya, tapi belum ada komunikasi ke kita. Kalau bisa Warsubi-Gus Hans, bagus!” harap Sarmuji.

Gayung pun bersambut. Partai Gerindra yang disebut-sebut bakal mengusung Warsubi, menyambut dengan tangan teerbuka.

“Dengan senang hati. Sangat terbuka peluang ke arah sana. Kombinasi yang pas!” katanya Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad.

Sadad yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim bahkan menegaskan, partainya sudah melakukan penjajakan dengan Golkar untuk mewujudkan duet tersebut.

Kembali ke Syawalan Kebangsaan. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama lewat pendekatan seperti ini harus terus dilakukan dengan elaborasi bersama beberapa elemen masyarakat bahkan organisasi. Hal itu juga sudah sering dicontoh KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

“Mengapa? Karena ini pendekatan yang semua orang bisa melakukan tapi sulit untuk konsisten. Di sinilah momentum kita untuk konsisten menjaga forum-forum kecil seperti ini,” katanya.

Dalam forum tersebut, semua yang hadir dapat menyampaikan argumentasinya soal pemaknaan toleransi dari berbagai sudut pandang.

“Forum ini terbuka untuk siapa pun, semua berhak menyampaikan keluh kesahnya, menyampaikan pandangannya soal makna toleransi, contoh bagaimana bertoleransi itu seperti apa,” kata Jubir Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018 itu.

“Tidak ada tekanan apa pun, karena di sini kami ingin ini dikembangkan menjadi satu keutuhan dan terus mengalir keberkahannya,” tandasnya.

Bagi Gus Hans, dengan memberikan ruang dan mendengar pandangan semua orang yang hadir di forum merupakan contoh nyata dari toleransi. Nilai itulah yang harus terus dipupuk.

Selian itu, katanya, bagaimana mengajarkan perilaku toleransi dan menghargai sesama kepada anak-anak.

Generasi Z sekarang perlu untuk terus dibina dan diberikan sebuah contoh. Terlebih soal toleransi entah itu beragama ataupun suku,” ujarnya.{*}

  • 25 KADER GOLKAR DISIAPKAN MAJU PILKADA
    1. Banyuwangi - Handoko
    2. Bojonegoro - Ady Kriesna/Miro’stin
    3. Gresik - Nurhamin
    4. Jember - Karimullah Dahrujiadi
    5. Jombang - Zahrul Azhar Asumta
    6. Kediri - Anang Prakasa
    7. Lamongan - Yuhronur Effendi
    8. Madiun - Hari Wuryanto
    9. Malang - Zainal Arifin
    10. Mojokerto - Winajat
    11. Bupati Pacitan - Gagarin
    12. Pamekasan - Fattah Jasin
    14. Pasuruan - Udik Djanuantoro
    15. Sampang - Muhammad Bin Muafi Zaini
    16. Situbondo - Rahmat
    17. Sumenep - Dewi Khalifah
    18. Tuban - Aditya Halindra Faridzky
    19. Kota Batu - Didik Machmud
    20. Kota Blitar - M Hardi Usodo.
    21. Kota Kediri - Vinanda P/Bagus RD
    22. Kota Malang - Sofyan Edi Jarwoko
    23. Kota Mojokerto - Soni BR/Suryo Gading
    24. Kota Pasuruan - Adi Wibowo
    25. Kota Probolinggo - F Zulkarnaen

| Baca berita Pilkada. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.