Kelakar Sarmuji Ungkap Golkar Kalah dari Gerindra di Jatim: Karena Ketuanya "Cak" Bukan "Gus"!

| -
Kelakar Sarmuji Ungkap Golkar Kalah dari Gerindra di Jatim: Karena Ketuanya "Cak" Bukan "Gus"!
AKRAB: Cak Sarmuji (kanan) saling bertukar cendera mata dengan Gus Sadad. | Foto: Barometerjatim.com/ICAL

SURABAYA | Barometer Jatim – Kunjungan jajaran pengurus Partai Golkar Jatim ke kantor Partai Gerindra Jatim di kawasan Gayungan, Surabaya, Jumat (24/5/2024) sore berlangsung akrab, hangat, dan sarat gergeran.

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Muhamad Sarmuji misalnya, dalam pidatonya mengungkap mengapa perolehan kursi partainya di Jatim kalah dari Gerindra yang dinakhodai Anwar Sadad. Alasannya pun bikin ngakak!

“Saya tahu kenapa kok Golkar di Jatim diungguli Partai Gerindra, karena sehebat-hebatnya saya mencitrakan diri sebagai NU (Nahdlatul Ulama) enggak dapat gelar gus,” katanya yang membuat pengurus kedua partai tertawa lepas.

“Orang manggil saya lebih banyak Cak Sar, Pak Sadad dipanggil Gus Sadad. Jadi itulah kira-kira yang menjawab kenapa Gerindra bisa unggul di Jatim,” tandasnya yang membuat hadirin makin terpingkal.

  • KURSI PARPOL DI JATIM PILEG 2024
    1. PKB: 4.517.228 suara (27 kursi)
    2. PDIP: 3.735.865 suara (21)
    3. Gerindra: 3.589.052 (21)
    4. Golkar: 2.314.685 suara (15)
    5. Demokrat: 1.872.353 suara (11)
    6. Nasdem: 1.820.211 suara (10)
    7. PAN: 1.319.563 suara (5)
    8. PKS: 1.307.657 suara (5)
    9. PPP: 978.008 suara (4)
    10. PSI: 551.051 suara (1)

Seloroh Sarmuji tersebut merespons candaan Sadad yang dalam sambutannya menyebut meski Gerindra berasal dari 'akar Beringin', tapi urusan perolehan kursi di legislatif justru menang dari Golkar.

Alhamdulillah banyak pengurus DPD (Gerindra) yang menyambut kedatangan rekan-rekan dari partai.. kalau boleh saya katakan partai dari mana kita berasal. Pak Prabowo juga sering begitu kan, kita harus ingat lho dari mana kita berasal,” katanya.

Sadad yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim, kemudian mengingatkan sekaligus memberikan semangat untuk pengurus Partai Golkar Jatim.

“Meskipun kita berasal dari sana tapi di Jatim kita bisa, mohon maaf, mengalahkan partai asalnya,” katanya yang disambut tawa dan aplaus panjang hadirin.

Namun Sadad buru-buru menimpali candaannya, kalau kemenangan yang diraih Gerindra atas Golkar baru bisa diraih di Jatim, belum di level nasional.

“Tetap kalah kita. Ndak tahu gimana caranya ini. Resepnya gimana itu, enggak bisa dikalahkan kalau nasional,” ujarnya.

Melihat kembali hasil Pileg 2024 di Jatim, lonjakan kursi Gerindra untuk DPRD Jatim memang paling melesat. Bertambah 6 menjadi 21 dari sebelumnya 15 di Pileg 2019. Sedangkan Golkar hanya menambah 2 kursi menjadi 15 dari sebelumnya 13.

Tapi secara nasional, Golkar yang meraih 102 kursi (17,57%), masih mengungguli Gerindra dengan capaian 86 kursi (14,83%). Bahkan Golkar menjadi partai terbanyak menambah kursi di DPR RI, yakni 17 dari dari 85 di Pileg 2019. Sedangkan Gerindra hanya menambah 8 dari 78 di Pileg 2029.{*}

| Baca berita Gerindra Jatim. Baca tulisan terukur Abdillah HR | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.