1 Muharam di Lamongan, Ngaji Bareng Gus Iqdam hingga Kampanye Gempur Rokok Ilegal

| -
1 Muharam di Lamongan, Ngaji Bareng Gus Iqdam hingga Kampanye Gempur Rokok Ilegal
1 MUHARAM: Pemkab Lamongan gelar ngaji bareng Gus Iqdam peringati Tahun Baru Islam. | Foto: HAMIM ANWAR

LAMONGAN | Barometer Jatim – Memperingati Tahun Baru Islam 1446 Hijriyah, Pemkab Lamongan menggelar Festival Muharram. Puncak acara diisi dengan ngaji bareng KH Agus Muhammad Iqdam Kholid alias Gus Iqdam di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Sabtu (6/7/2024).

"Alhamdulillah kita semua dapat memperingati pergantian Tahun Islam 1445 H ke 1446 H. Dengan berkumpul bersama untuk ngaji bareng Gus Iqdam, menjadi salah satu hal positif yang kita laksanakan di bulan yang istimewa ini," tutur Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.

Pengajian tak hanya dipadati warga Lamongan, jamaah juga berbondong-bondong datang dari  kota lain seperti Bojonegoro, Gresik, hingga Semarang Jawa Tengah.

"Muharam merupakan salah satu bulan yang diistimewakan Allah. Maka dari itu mari manfaatkan bulan istimewa ini untuk hal positif dan amalan yang baik di bulan ini ialah puasa," kata pendakwah asal Kota Blitar tersebut.

Salurkan Bantuan

Selain pengajian, Festival Muharram juga dimanfaatkan Pemkab Lamongan untuk menyalurkan bantuan kepada tokoh keagamaan di Kota Soto berupa insentif realisasi program prioritas Yakin Semua Sejahtera (YSS).

Secara simbolis, bantuan diserahkan Yuhronur kepada guru ngaji, takmir masjid, imam masjid, modin, pengasuh pondok pesantren, dan rohaniawan. Sedangkan bantuan insentif lainnya akan diserahkan langsung ke wilayah masing-masing.

Tidak hanya itu, rangkaian peringatan Tahun Baru Islam di Lamongan juga dijadikan media sosialisasi gempur rokok ilegal, mengajak masyarakat untuk menghentikan konsumsi atau penjualan rokok ilegal. Sebab, peredaran rokok ilegal akan menghambat pemaksimalan pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

"Peredaran rokok ilegal sangat merugikan. Salah satunya ialah menghambat pengelolaan DBHCT yang memiliki peran penting bagi petani tembakau, buruh pabrik rokok, hingga pembangunan berkelanjutan di Lamongan," tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan, Jarwito.

Menurutnya, implementasi tertib cukai sangatlah penting. Terlebih Lamongan sebagai salah satu daerah penghasil tembakau terbesar di Jawa Timur dan mendapatkan dana cukai dengan jumlah besar.

Dari data Satpol PP Kabupaten Lamongan, dalam enam bulan pertama di 2024 (Januari hingga Juni) ini sudah memberantas 73.056 batang rokok ilegal.{*}

| Baca berita Pemkab Lamongan. Baca tulisan terukur Hamim Anwar | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.