Gila-gilaan! Gaji Dirut PWU Jatim Capai Rp 1,2 M per Tahun, Setoran PAD Cuma Rp 1,6 M
SURABAYA | Barometerjatim.com – Salah satu BUMD Jatim yang setoran dividennya rendah yakni PT Panca Wira Usaha (PWU) -- aktif di bidang industri, perdagangan, dan jasa konstruksi, hanya Rp 1,6 miliar (1.650.950.000) atau 0,34 persen dari total Rp 488.116.592.768 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Jatim sektor BUMD.
Tapi soal remunerasi direksinya gila-gilaan. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim Pembahas BUMD mengungkap, Direktur Utama (Dirut) Erlangga Satriagung saja bergaji Rp 100.695.000 atau mengantongi Rp 1,2 miliar (1.208.340.000) per tahun, hanya selisih Rp 442 juta (442.610.00) dari setoran dividen.
Itu baru gaji seorang Dirut. Belum gaji Direktur yang mencapai Rp 77,7 juta. Lalu Komisaris Utama Rp 28,4 juta dan Komisaris Rp 22,7 juta. Dikutip dari situs resmi Wira Jatim, Direktur PT PWU dijabat Isma Swadjaja sedangkan Komisaris diisi Ahmad Fahrurrozi (Gus Fahrur) dan Moh Abid Umar (Gus Abid).
Ketidakseimbangan antara tingkat remunerasi dengan kinerja yang dihasilkan inilah yang mendapat sorotan tajam Pansus DPRD Jatim Pembahas Kinerja BUMD.
“Kondisi ini tidak hanya mencerminkan lemahnya akuntabilitas, tetapi juga berpotensi menimbulkan moral hazard, karena tidak adanya keterkaitan yang jelas antara pencapaian kinerja dengan hak yang diterima oleh manajemen,” kata Jubir Pansus, Abdullah Abu Bakar.
Gaji yang diterima Erlangga yang pernah menjabat Direktur dan Komisaris Utama PT Jatim Graha Utama (JGU), bahkan tertinggi kedua di antara Dirut BUMD setelah Dirut Bank Jatim yang bergaji Rp 160.000.000 atau mengantongi Rp 1,92 miliar per tahun.
Bedanya Bank Jatim menjadi tulang punggung utama, lantaran dividen yang disetor sebanyak Rp 420 miliar atau 86,05 persen dari total PAD sektor BUMD sebesar Rp 488 miliar.
Gaji Erlangga bahkan di atas Dirut PT PJU (Petrogas Jatim Utama) yang mengantongi Rp 71.250.000 dengan setoran dividen Rp 34 miliar, Dirut PT BPR (Bank Perekonomian Rakyat) Rp 48.500.000 dengan dividen Rp 9,616 miliar (1,97%), dan Dirut PT Jamkrida Rp 68.110.000 dengan dividen Rp 2,5 miliar (0,51%).{*}
| Baca berita BUMD Jatim. Baca tulisan terukur Abdillah HR | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur