Kegigihan Ibra Maulana berbuah manis. Mahasiswa Unesa itu kini bebas biaya kuliah setelah meraih beasiswa pemuda tangguh Pemkot Surabaya.
Indeks Berita
Cak dan Ning 2025 Terpilih, Disbudporapar: Jaga Diri sebagai Wajah Surabaya!
Vincentius Mario Raditya dari Kecamatan Dukuh Pakis dan Mercia Meixi dari Kecamatan Lakarsantri, terpilih sebagai Duta Wisata Cak dan Ning Surabaya 2025.
Diperiksa KPK Terkait Korupsi Hibah, Kepala Bappeda Jatim M Yasin Berharta Rp 7,3 M!
Kepala Bappeda Jatim, Mohammad Yasin kembali berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi dana hibah Jatim.
VIDEO: Demo Kredit Fiktif Bank Jatim, Desak Seret Khofifah dan 2 Orang Ini ke Pengadilan!
Jaka Jatim mendesak kejaksaan agar menyeret Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ke persidangan kredit fiktif Bank Jatim Rp 549,5 miliar.
Tak Terima Jadi Tersangka Korupsi Hibah, Hasanuddin Lawan KPK Lewat Praperadilan!
Tak terima ditersangkakan KPK dalam kasus korupsi dana hibah Jatim, Anggota DPRD Jatim Hasanuddin melawan dengan mengajukan praperadilan.
KPK Periksa Kepala Bappeda Jatim M Yasin Terkait Korupsi Hibah, Mulai Sasar Pemprov?
KPK makin kencang mengusut kasus korupsi dana hibah Jatim. Usai menahan 4 tersangka, kini memeriksa Kepala Bappeda Jatim, M Yasin. Mulai mengarah ke Pemprov?
Minta Kepastian Hukum Tanah, Komisi C DPRD Surabaya Temui ATR/BPN dan Pertamina
Perjuangkan warga, Komisi C DPRD Surabaya menemui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Pertamina.
Pasca Tragedi Al Khoziny, Eri Cahyadi Data Seluruh Ponpes di Surabaya!
Pasca tragedi runtuhnya bangunan di Ponpes Al Khoziny yang menewaskan puluhan santri, Pemkot Surabaya proaktif mendata seluruh Ponpes di wilayah Kota Pahlawan.
Eri Cahyadi Kepala Daerah Pengumpul Zakat Terbanyak, Tiap Bulan Rp 3-4 Miliar!
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim, menobatkan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi sebagai Kepala Daerah Pengumpul Zakat Terbanyak. Tiap bulan Rp 3-4 miliar.
Siap-siap! Kejati Jatim Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi PT DABN
Kajati Jatim, Kuntadi sampaikan statusnya sudah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan. Pihaknya telah mengantongi dua alat bukti untuk menetapkan tersangka.