Kebun Binatang Surabaya Terapkan Parkir Digital, Tarif Tak Berubah!

Reporter : -
Kebun Binatang Surabaya Terapkan Parkir Digital, Tarif Tak Berubah!
PARKIR DIGITAL: Kebun Binatang Surabaya mulai terapkan pembayaran parkir nontunai. | Foto: Barometerjatim.com/HPS

SURABAYA | Barometerjatim.com – Sejak 16 Maret 2026, Pemkot Surabaya menerapkan sistem parkir digital atau pembayaran nontunai di kawasan wisata Kebun Binatang Surabaya (KBS)

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) KBS, Muhammad Nahroni, menjelaskan kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi serta mendorong digitalisasi layanan parkir di Kota Pahlawan.

"Jadi di Kebun Binatang Surabaya (parkir digital) kita mulai tanggal 16 Maret 2026, sebelum event lebaran itu dari teman-teman Dishub sudah koordinasi dengan kami," ujarnya, Senin (13/4/2026).

Sebelum implementasi dilakukan, tandasnya, koordinasi intensif telah dilakukan mengingat sistem ini merupakan hal baru, baik bagi pengelola KBS maupun pengunjung. 

Meski demikian, pada tahap awal penerapan, sistem parkir digital berjalan lancar. "Kemarin waktu kita implementasi awal, alhamdulillah tidak ada kendala," katanya.

Terkait tarif, Nahroni memastikan tidak ada perubahan dibanding sebelumnya dengan tarif parkir sepeda motor Rp 5.000 dan mobil Rp 10.000 sistem flat.

Selain itu, sistem pembayaran nontunai yang diterapkan cukup fleksibel karena dapat menggunakan berbagai metode pembayaran digital. "QRIS bisa, pakai e-money semua juga bisa di kami," katanya.

Nahroni mengungkapkan, respons pengunjung terhadap sistem parkir digital ini cenderung positif. Namun dia mengakui dalam kondisi ramai, transaksi menggunakan QRIS membutuhkan waktu lebih lama dibanding metode lain.

"Kita sudah koordinasi dengan teman-teman Dishub, ketika nanti pengunjung ramai, kita akan tambah alat sehingga kita gunting kayak di tol seperti itu. Secara implementasi tidak ada kendala," jelasnya.

Diketahui, selama periode libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idul Fitri 2026, jumlah pengunjung KBS mencapai 40 ribu orang. Mayoritas pengunjung merupakan keluarga, yang memanfaatkan momen liburan untuk mengajak anak-anak mengenal satwa secara langsung.

Dari sisi akses, pintu utama dan pintu 12 masih menjadi jalur favorit pengunjung. Sedangkan keberadaan Tunnel Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ)-KBS, turut berkontribusi signifikan dengan menyumbang 40-49 persen dari total arus kunjungan.{*}

| Baca berita Kebun Binatang Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.