Survei PSDK Unisda: Mayoritas Warga NU dan Muhammadiyah Lamongan Pilih Yuhronur!

| -
Survei PSDK Unisda: Mayoritas Warga NU dan Muhammadiyah Lamongan Pilih Yuhronur!
YUHRONUR UNGGUL: PSDK Unisda saat paparkan hasil survei Pilkada Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM

LAMONGAN | Barometer Jatim – Yuhronur Efendi alias Pak Yes tampaknya tak terbendung untuk kembali memimpin Kabupaten Lamongan. Terlebih incumbent jadi pilihan mayoritas warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di Pilkada Lamongan 2024.

Hal itu terpapar dari hasil survei Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PSDK) Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan.

Survei digelar pada 26-31 Mei 2024, menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 27 kecamatan. Margin of error lebih kurang 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.

"Hasil survei bakal calon Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi masih tinggi dibandingkan calon lainnya," kata Peneliti PSDK Unisda, Ahmad Sholikin saat memaparkan hasil survei lembanganya di Lamongan, Selasa (11/6/2024).

PILKADA LAMONGAN: Elektabilitas Yuhronur Efendi tertiggi dari hasil survei PSDK Unisda. | Sumber Data: Survei PSDK

Yuhronur, terangnya, mencatatkan elektabilitas 35,57%, disusul Abdul Ghofur 15,98%, dan Suhandoyo 12,36%. Sedangkan tingkat keterpilihan kandidat lain seperti Abdul Rouf, Khusnul Yakin, Debby Kurniawan, Ahmad Shandy di bawah 5%, dan yang tidak menjawab/tidak tahu 15,13%.

Secara afiliasi Ormas keagamaan, responden yang mengaku sebagai warga NU juga mayoritas memilih Yuhronur dengan tingkat keterpilihan 35,6%. Disusul Abdul Ghofur 14,2% dan Suhandoyo 13,5%, nama-nama lain di bawah 4%.

Pun demikian dengan responden yang terafiliasi ke Muhammadiyah. Sebanyak 49% menjatuhkan pilihan ke Yuhronur. Nama-nama lain bahkan di bawah 8%.

Meski Yuhronur leading, Sholikin menegaskan kalau hasil survei tersebut masih sangat dinamis. 49% responden masih bisa mengubah pilihannya lantaran belum masuk masa kampanye. Lalu 33% sudah matap dan yang tidak tahu/tidak menjawab 18%.

"Masih dinamis, mengingat hari ini pemilih masih mengukur kandidat berdasarkan media sosial dan juga belum masa kampanye," ucapnya.{*}

| Baca berita Pilkada Lamongan. Baca tulisan terukur Hamim Anwar| Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.