Ganjar Pranowo Mania Bubarkan Diri, Respons HISNU: Tak Ngaruh! Justru Kami Bersyukur

| -
Ganjar Pranowo Mania Bubarkan Diri, Respons HISNU: Tak Ngaruh! Justru Kami Bersyukur
BERSYUKUR: Yusub Hidayat, relawan Ganjar Pranowo bersyukur dengan pembubaran GP Mania. | Foto: Barometerjatim.com/BKT

SURABAYA, Barometer Jatim – Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) yang juga inisiator relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania, Immanuel Ebenezer menegaskan pihaknya membubarkan diri alias tak lagi mendukung pencapresan Ganjar di 2024.

Namun sikap dan pernyataan pria yang akrab disapa Noel tersebut, justru disyukuri relawan lainnya karena selama ini dianggap hanya membebani Ganjar. Salah satunya dilontarkan Himpunan Santri Nusantara (HISNU) -- relawan Ganjar yang menggarap santri dan kalangan pesantren.

“Ngak ngaruh! Justru HISNU berterima kasih dan bersyukur,” tegas Koordinator Nasional HISNU, Gus Yusub Hidayat di Surabaya, Sabtu (11/2/2023). Kenapa malah bersyukur? “Lihat saja track record dia selama ini,” tandasnya.

Jejak yang dimaksud Gus Yusub, di antaranya Immanuel pernah membela terdakwsa terorisme Munarman dan berseberangan dengan relawan terkait Jokowi tiga periode.

“Artinya, ya itu sikap pribadi dia, sikap individu Immanuel. Mungkin Allah juga memberikan jalan yang baik bagi Pak Ganjar dengan tidak adanya Immanuel, karena dia punya catatan sebelumnya,” katanya.

Lagi pula, lanjut Gus Yusub, GP Mania tidak mencerminkan keseluruhan relawan Ganjar. “Mana? Enggak diikuti relawan Ganjar kok, ya mungkin hanya segelintir orang saja yang ada di sana,” katanya.

“Buktinya enggak ada reaksi di mana-mana. Kehadirannya tidak memberi efek bagi elektabilitas Pak Ganjar, tidak berpengaruh itu sikap yang dilakukan Immanuel. Para relawan yang mendukung Pak Ganjar dengan hati untuk kebaikan bangsa, enjoy-enjoy aja itu,” paparnya.

HISNU, kata Gus Yusub, sekali lagi bersyukur dengan pernyataan Immanuel. Dengan demikian, bisa dilihat mana yang benar-benar mendukung Ganjar untuk kepentingan bangsa dan mana yang hanya sikap individu-individu.

“Kalau individu begitu seperti yang ditunjukkan Immanuel kan berarti punya kepentingan. Apalagi menyebut Pak Ganjar ingin menjadi Presiden Youtube lah, itu menunjukkan dia enggak bijak karena tidak ada ruang untuk menyampaikan apa yang diinginkannya,” katanya.

Apakah HISNU melihat ada intervensi pihak lain yang membuat Immanuel membubarkan GP Mania untuk melemahkan relawan Ganjar?

“Saya kita tergetnya seperti itu. Tapi dengan sikap Immanuel, justru menjadi semangat kekuatan bersama  relawan Pak Ganjar. Apalagi kita terus berikhtiar bagaimana elektabilitasnya terus naik,” kata Gus Yusub.

“Karena untuk sementara kita punya target 45 persen sebelum diputuskan partai menjadi calon. Sehingga HISNU keliling ke mana-mana, kemarin kita di Sulawesi, lalu Kaltim, Kalbar, untuk meminta dukungan para kiai dan kalangan pesantren,” imbuhnya.{*}

» Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Andriansyah.

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.